Honeymoon Backpacker 4 Hari 3 Malam di Jogja

Belum pernah ke Jogja?

Mungkin dari kalian semua, pasti ada yang sama seperti saya dulu, dari lahir sampai sudah remaja belum pernah mencoba traveling jauh.

Maka itu sehabis nikah kemarin, kami pun mencoba untuk honeymoon ke Jogja.

“Kok ke Jogja? Deket banget! Murah banget!”

“Emang”, jawab saya.

Toh saya ingin mengeksplore dan travelling kok, bukan sekedar honeymoon, pikir saya.

Karena, menurut saya Jogja itu Kota yang sangat eksotis. Selain sebagai Kota Wisata, Jogja juga merupakan Kota Gudeg, Kota Pelajar, Kota Budaya, Kota Seniman, Kota Bakpia, dan masih banyak lagi.

Pasti banyak yang bisa saya dapatkan disana. Seperti mempelajari budayanya yang sangat santun, mengenal seni serta menikmati view-view cantik yang sudah mendunia sambil ala backpacker.

Dimulai dari cari-cari tiket 1 bulan sebelum keberangkatan dan akhirnya kami pun start berangkat Senin malam.

 

Berikut ini itinerary 4 hari 3 malam di Jogja yang coba saya rangkum beserta dokumentasi pribadi yang bercerita.

Berangkat Senin malam (13 Oktober 2014) pulang Jumat siang (17 Oktober 2014).

 

Senin, 13 Oktober 2014

20.00 – 21.15 : Berangkat dari Rumah menuju Stasiun Klender Baru, transit di Stasiun Jatinegara dan lanjut naik Commuter Line (CL) menuju Stasiun Pasar Senen.

21.15 – 21.45 : Sampai di Stasiun Pasar Senen (masih menunggu gate dibuka)

21.45 – 22.20 : Sudah berada di Peron atas Stasiun Pasar Senen untuk menaiki KA Progo

22.30 – 06.50 : Sesuai dengan jadualnya, masinis langsung menekan air horn (klakson angin) dan terdengar lah suara khas klakson kereta api yang menandakan bahwa KA Progo Pasar Senen – Lempuyangan akan jalan meninggalan Stasiun Pasar Senen.

 

Selasa, 14 Oktober 2014

06.50 – 07.15 : Tiba di Stasiun Lempuyangan, kemudian menghubungi PIC Rental Motor

07.20 – 12.00 : Sarapan dan dilanjut berkeliling Jogja (Mampir ke Benteng Vrederburg)

12.00 – 15.00 : Check in di Penginapan Pugeran. Sesampainya di Penginapan, kami dengan sigap langsung bersih-bersih karena akan melanjutkan perjalanan ke Destination berikutnya.

15.00 – 18.00 : Menuju ke Candi Prambanan & Candi Ratu Boko

18.10 – 19.45 : Kembali ke Penginapan

19.45 – 21.50 : Jalan-jalan malam sekitaran Jogja & makan malam

22.00 : Kembali ke Penginapan & Istirahat

TIPS

  • Naik Commuter Line (CL) tiketnya hanya Rp. 2.000,-/orang dan uang jaminan Rp. 10.000,- namun saat tap out bisa ditukarkan kembali uang jaminannya tersebut.
  • Lebih enak untuk menikmati liburan di kota orang kita menyewa kendaraan seperi Motor. Murah loh!

Rp. 60.000,- / hari. Seperti “Rental Motor Jogja (http://fjb.kaskus.co.id/thread/50e69c1c562acfa22600000a/sewa-motor-jogja/)”.

Harganya cukup terjangkau dan untuk janjian ketemuan bisa dimana saja, lebih enak di stasiun/bandara menurut saya.

  • Untuk penginapan ala backpacker mungkin bisa dijadikan pilihan “Penginapan Pugeran”, harga per malam lumayan murah Rp. 100.000,-/malam, dengan fasilitas kamar mandi di dalam, AC, TV, Aqua galon & dispenser.

Bagaimana? Murah kan?

Penginapan Pugeran 1
Bagian dalam kamar di penginapan Pugaran

 

  • Kemudian untuk wisata Candi Prambanan serta Candi Ratu Boko lebih asik dinikmati sore hari, karena pemandangan sore hari di Candi Ratu Boko sunset nya itu yang paling diburu penikmat senja.

Tiket masuk Candi Prambanan Rp. 30.000,-/orang (WNI) & Rp. 135.000/orang (WNA) sedangkan untuk tiket masuk Candi Ratu Boko Rp. 25.000,-/orang.

Adapun untuk jam operasional Candi Prambanan dari pukul 07.30 – 17.30 WIB dan untuk Candi Ratu Boko pukul 06.00 – 17.00 WIB.

Prambanan
Candi Prambanan

Note : Sedangkan foto di Candi Ratu Boko kurang bagus karena kami hanya ingin mengejar sunset, tetapi karena cuaca tidak mendukung untuk memotret sunset disana jadi kamipun hanya menikmati pemandangan dan melepas lelah.

 

Rabu, 15 Oktober 2014

05.00 : Bangun pagi, solat subuh & bersiap untuk jalan-jalan lagi

06.00 – 20.45 : Jalan-jalan menuju destinasi selanjutnya yaitu ke luar daerah Jogja (Gunung Kidul)

  • Pantai sepanjang selatan (daerah Gunung Kidul) ; Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Kukup, Pantai Krakal (sebenarnya masih banyak pantai lainnya, namun kami hanya mengunjungi beberapa saja mengingat terbatasnya waktu, masih ada beberapa tempat wisata yang harus kami kunjungi.
  • Goa Pindul
  • Embung Ngelanggeran
  • Bukit Bintang
  • Keliling sekitaran Jogja

21.00 : Tiba di Penginapan Pugeran & Istirahat

TIPS

  • Untuk menikmati suasana pantai, saran dari saya sebaiknya di waktu pagi hari karena udara pantai masih bagus, bahkan infonya udara pantai itu bisa menyembuhkan beberapa penyakit.

Wallahualam J

  • Pantai yang lumayan bagus view nya yaitu ;
  1. Pantai Baron. Di pantai ini, ada sungai bawah laut yang mengalir deras ke sisi Pantai. Walaupun terhubung dengan laut namun rasa air sungai tersebut tawar.

Banyak pengunjung orang tua dan anak-anak lebih memilih untuk berenang di sungai bawah laut tersebut. Ada juga Mercusuar diatas bukit pantai baron, namun saya dan suami tidak mencoba karena mengejar waktu untuk ke tempat wisata lainnya.

Biaya tiket masuk Pantai Baron yaitu Rp. 10.000,-/orang dengan biaya parkir mobil Rp5.000,- dan parkir motor Rp2.000,-.

Pantai Baron 3
Pantai Baron

 

  1. Pantai Drini. Di pantai ini kami hanya menumpang lewat untuk berfoto. Just it. Tiket masuk Pantai Drini Rp. 10.000,-.
Pantai Drini 2
Pantai Drini

 

  1. Pantai Kukup. Kalau panti kukup ini pantai lumayan bagus pemandangannya terlebih kalau kita naik ke sebuah pendopo diatas bukitnya yang sebelumnya melewati jembatan panjang dengan udara yang segar dan sinar matahari pagi yang bagus. Di pantai Kukup juga ada background untuk foto yang menurut saya bagus, latarnya dengan batu karang besar dan di depannya hempasan air laut yang pasang. Harga tiket masuk Pantai Kukup yaitu Rp. 10.000,-.
Pantai Kukup 3
Pantai Kukup
Pantai Kukup 1
Pantai Kukup

 

  1. Pantai Krakal. Pantai ini pantai terakhir yang kami kunjungi. Pantai untuk menikmati pemandangan luas laut, sambil menyewa tikar, kami pun istirahat dengan belaian angin laut yang menenangkan dan suara gemuruh ombak yang membuai. Harga tiket masuk Pantai Krakal yaitu Rp. 10.000,-.
Pantai Krakal 1
Pantai Krakal

Untuk semua pantai buka 24 jam, happy and relax! 😀

  • Dari pantai kami langsung menuju Goa Pindul “Dewa Bejo”. Berpedoman dengan GPS akhirnya sampai juga😀

Tarif masuk Go Pindul yaitu Rp. 35.000,-/orang dengan jam operasional pukul 06.30–17.00 WIB. Dengan berbekal ban pelampung, rompi pelampung serta guide dari “Dewa Bejo”. Kami pun berjalan menuju Goa yang lumayan lokasinya, tapi puas setelah masuk ke Goa dengan keadaan basah kuyup karena mau gak mau ya harus  nyebur waktu sudah selesai buat keluar.

Goa Pindul 3.JPG
Goa Pindul “Dewa Bejo”

 

  • Embung Ngalanggeran. Disarankan kalau ingin ke Embung Ngalanggeran pada sore hari, karena di waktu sore sunset lebih terlihat catik dari dataran tinggi yang berdekatan dengan Gunung Purba ini. Bahkan saya sendiri menunggu moment untuk foto siluet dengan latar Embung Ngalanggeran yang cantik. Untuk harga tiket masuknya murah kok, Rp 3.000,-/orang dan parkir motor Rp 2.000,-/motor. Jam operasional Embung Ngalanggeran 24 jam loh🙂
Embung Ngalanggeran 1
Embung Ngalanggeran
Embung Ngalanggeran 4
dengan latar belakang Gunung Purba

 

  • Bukit Bintang. Melewati Bukit Bintang pada waktu malam hari lebih kelihatan gemerlap lampu-lampu kota ataupun lampu-lampu rumah warga. Istilahnya ini Puncaknya Jogja.

 

Kamis, 16 Oktober 2014

04.45 – 05.00 : Bangun pagi, solat subuh dan jalan menuju destinasi berikutnya ke luar daerah jogja (daerah Magelang)

05.00 – 20.00 : Jalan-jalan menuju destinasi

  • Candi Borobudur
  • Ketep Pass
  • Air terjun
  • Keliling sekitaran Jogja (mencoba ke Taman Sari & ke Kalimilk)

TIPS

  • Bagaimana dengan Candi Borobudur? Entah kenapa saya dan suami saya lebih senang bepergian pagi hari, bahkan pernah kami jalan menaiki salah satu bukit di dieng jam 4 pagi dan hanya berdua saja. Karena udara masih sejuk, keramaian pun belum terlalu parah.

Kembali ke topic, Candi Borobudur ini merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia. Candi Budha terbesar. Apabila ingin mengunjungi Candi, di awal pintu masuk kita akan diberikan sebuah kain bercorak batik dan di ikatkan di pinggang, usut punya usut info dari penjaga candi ini untuk melestarikan budaya batik Indonesia. Untuk harga tiket masuk Candi Borobudur yaitu Rp. 30.000,-/orang (dewasa) dengan jam operasional pukul 06.00 – 17.00 WIB. Di Candi Borobudur, kalian bersiap-siap dengan panas, perlu topi loh! Banyak tempat yang bisa dijadikan latar foto, bahkan banyak juga yang sedang foto prewed.

Borobudur 1
Candi Borobudur
Borobudur 2
Candi Borobudur

 

  • Ketep Pass. Ini adalah tempat wisata yang terletak di dataran tinggi juga. Biasanya Ketep Pass digunakan sebagai sarana dokumentasi, sarana peragaan, sarana edukasi, sarana penelitian dan rekreasi. Suasana Katep Pass sangat eksotis. Toilet yang bersih. Musholla yang artistic. Namun disayangkan waktu kami berfoto cuaca mendung dan berkabut. Tipsnya harus membawa payung untuk jaga-jaga apabila hujan, membawa makanan sambil menikmati pemandangan yang indah dengan tiupan angin dan udara sejuk dari atas sana. Untuk harga tiket masuk Ketep Pass cukup murah Rp. 7.000,-/orang dengan jam operasional 05.30 – 20.00 malam bahkan terkadang sampai tengah malam pun masih buka.
Katep Pass 1
Ketep Pass

 

  • Air Terjun Kedung Kayang. Air terjun ini merupakah salah satu air terjun terdekat dengan Ketep Pass. Apabila sehabis dari Ketep Pass, mungkin bisa dilanjut ke tempat wisata air terjun ini. Setelah membayar tiket masuk, untuk mencapai lokasi air terjun kedung kayang ini kalian harus berjalan kaki melewati jalan berpaving yang berliku, menanjak dan turun.. Air terjun ini sangat memukau dari atas (dari pintu masuk dan jalanan anak tangga). Banyak pendopo yang dibangun karena difungsikan untuk beristirahat. Harga tiket masuknya pun cukup murah Rp. 4.000,-/orang dan parkir motor Rp. 5.000,-/motor, Air terjung Kedung Kayang buka dari pukul 06.00 – 17.00 WIB.
Kedung Kayang 2
Air terjun Kedung Kayang

 

  • Bangunan tua dan bersejarah ini lumayan banyak diminati para pelancong karena view nya yang Jawa sekali. Siap-siap apabila kesini banyak guide yang menawarkan jasanya untuk mengenalkan sejarah Tamansari. Kalau kami berdua tidak pernah mencoba menggunakan Jasa Guide karena tujuan kami ingin menikmati suasana dan tidak lupa untuk selfie. Di taman Tamansari, dibawah pohon rindang yang ada, banyak penjual jamu yang sedang menunggu pembeli. Harga yang dipatok lumayan murah dan kami mencoba minum es jamu sekedar menghilangkan haus. Harga tiket masuk Tamansari yaitu Rp. 3.000,-/orang (WNI) dan Rp. 6.000,-/orang (WNA). Buka setiap hari dari pukul 08.00 – 14.00 WIB.
Tamansari 1
Tamansari

 

  • Kalimilk merupakan salah satu store milk berbentuk resto gauk karena biasanya anak-anak muda yang kesini, malah terkadang ada Live Music. Banyak menu yang disajikan di Kalimilk. Saya dan suami hanya sekedar ingin icip-icip susu Gajah, maksudnya gelasnya ukuran besar (large). Salah satu yang unik disini yaitu customer Kalimilk disebut “NENENers”, hihi lucu kan?

Untuk harga cukup terjangkau kok, puas dengan kualitas susunya. Rasa susu juga tidak pure susu, bisa rasa almond, strawbery, coklat dll. Kalimilk buka di 3 cabang loh, TKP 1 di Jl. Kaliurang, TKP 2 di Jl. Lempongsari dan TKP 3 di Jl. Perumnas Mundu sSaren, jam buka dari pukul 09.00 sampai habis.

Kalimilk 2
Kalimilk

 

Jumat, 17 Oktober 2014

05.00 : Bangun pagi & solat subuh

06.30 – 07.30 : Packing & sarapan

07.45 – 10.00 : Jalan ke Pasar Beringharjo untuk membeli oleh-oleh

11.00 : Check Out dari Penginapan

12.00 – 13.00 : Makan siang & menuju Stasiun Lempuyangan

14.30 : KA menuju Jakarta

TIPS

  • Malioboro oh Malioboro. Jalan Malioboro ini jalan yang dipaling sering diburu untuk tempat foto para pelancong termasuk saya. Kalau ingin foto pas didepan tulisan “Jl. Malioboro” sebaiknya dari jam 05.30 pagi sudah stay on there ya karena siang dikit pasti sudah antre😉
  • Membeli oleh-oleh. Yihaaa…momen ini yang saya tunggu, karena aneka oleh-oleh berjejer disepanjang jalan Malioboro. Waktu itu saya coba membeli oleh-oleh di Mirota Batik. Lengkap banget isinya. Mau beli oleh-oleh dari pajangan, tas, daster, baju batik dan lain-lain. Harga terbilang murah, tidak jauh dengan yang berjualan pinggiran jalan Malioboro. Apabila ingin membeli di pinggiran jalan Malioboro, siapkan jurus untuk tawar menawar, kalau harga tidak sesuai, siapkan tenaga untuk jalan terus dari ujung ke ujung sampai menemukan harga yang sesuai dengan dompet🙂

Bagaimana guys? Berminat untuk refreshing ke Jogja?

 

 

2 thoughts on “Honeymoon Backpacker 4 Hari 3 Malam di Jogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s